BeritaBandungRaya.com – Kasus keracunan yang diduga berasal dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Bandung Barat. Kali ini, belasan siswa SMP Bina Karya, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu MBG pada Selasa (11/11/2025).
BACA JUGA : Ratusan Siswa di Lembang Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), 30 Masih Dirawat di Rumah Sakit
Para siswa mulai merasakan keluhan sekitar pukul 12.00 WIB, dengan gejala berupa mual, muntah, sakit perut, dan pusing.
“Betul, korban keracunan sementara yang terlaporkan ada 13 orang. Mereka merupakan siswa SMP Bina Karya,” ujar Edy Saprudin, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Bandung Barat.
Edy menambahkan, jumlah korban berpotensi bertambah karena beberapa siswa lain mulai mengeluhkan gejala serupa.
Tenaga Medis Dikerahkan, Sebagian Korban Dirujuk ke Rumah Sakit
Puskesmas setempat langsung menerjunkan tenaga medis ke sekolah untuk memberikan penanganan darurat dan melakukan observasi terhadap para siswa.
“Korban masih terus berdatangan. Data terus direkap. Update terbaru, satu orang dirujuk ke RS Cahya Kawaluyan,” jelas Edy.
Hingga saat ini, pihak sekolah dan dinas terkait masih menunggu hasil pemeriksaan kesehatan serta penelusuran lebih lanjut mengenai menu MBG yang disajikan sebelum gejala muncul.
BACA JUGA : Bupati Bandung Barat Hentikan Sementara Operasional Dapur SPPG Panyandaan Usai Kasus Keracunan Massal
Tambahan Insiden dalam Rangkaian Kasus Keracunan MBG
Peristiwa ini menambah panjang daftar kasus keracunan yang berkaitan dengan pelaksanaan Program MBG di Bandung Barat. Dalam beberapa bulan terakhir, tercatat delapan klaster keracunan di berbagai kecamatan, seperti:










