Ketupat atau Nasi, Mana yang Lebih Aman untuk Gula Darah Saat Idulfitri? Ini Penjelasan Ahli

BeritaBandungRaya.com – Ketupat merupakan hidangan khas yang hampir selalu hadir saat Hari Raya Idulfitri. Makanan berbahan beras yang dimasak dalam anyaman daun kelapa ini biasanya disajikan bersama opor ayam, rendang, hingga sambal goreng.

Teksturnya yang padat namun lembut membuat banyak orang memilih ketupat dibanding nasi putih saat Lebaran. Namun muncul pertanyaan penting, terutama bagi penderita diabetes atau yang menjaga pola makan: mana yang lebih rendah gula, ketupat atau nasi?

BACA JUGA: Agenda Hari Lebaran dari Pagi hingga Malam yang Umum Dilakukan Umat Muslim

Kandungan Karbohidrat Ketupat vs Nasi

Meski berasal dari bahan yang sama, proses pengolahan membuat kandungan gizinya sedikit berbeda.

Dalam ukuran 100 gram:

  • Ketupat: sekitar 35–36 gram karbohidrat
  • Nasi putih matang: sekitar 28 gram karbohidrat

Artinya, ketupat memiliki kandungan karbohidrat sedikit lebih tinggi jika dibandingkan berat yang sama.

Namun, porsi ketupat biasanya lebih kecil daripada nasi sepiring, sehingga total karbohidrat yang dikonsumsi bisa saja lebih rendah.

Karbohidrat Akan Berubah Menjadi Gula dalam Tubuh

Baik ketupat maupun nasi merupakan sumber karbohidrat sederhana dari beras. Saat dikonsumsi, tubuh akan memecah karbohidrat menjadi glukosa yang masuk ke aliran darah sebagai sumber energi.

Proses ini dimulai sejak makanan dikunyah dan berlanjut di sistem pencernaan hingga penyerapan di usus.

Karena berasal dari bahan yang sama, efek dasar keduanya terhadap gula darah sebenarnya serupa.