BeritaBandungrRaya.com – Sutradara Hadrah Daeng Ratu kembali menghadirkan kisah horor penuh teror dalam film terbarunya berjudul Kitab Sijjin dan Illiyyin. Melanjutkan kesuksesan film Sijjin (2023), film produksi Rapi Films ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 17 Juli 2025.
Berbeda dari film horor konvensional, Kitab Sijjin dan Illiyyin membawa nuansa mistik yang kental dengan sentuhan religius. Mengangkat dua kitab penting dalam ajaran Islam—Sijjin sebagai catatan amal buruk dan Illiyyin sebagai catatan amal baik—film ini menggabungkan genre religi, psikologis, dan thriller dalam satu sajian menyeramkan.
BACA JUGA: 7 Fakta Menarik Film SORE: Istri dari Masa Depan, Kolaborasi Cinta, Waktu, dan Sinema Kelas Dunia
Cerita berfokus pada tokoh Yuli, seorang perempuan yang menjalani hidup penuh luka dan penghinaan. Setelah ditinggal mati orang tua dan terus-menerus diperlakukan buruk oleh keluarga Ambar, Yuli hidup seperti bayangan di rumah yang seharusnya bisa ia sebut tempat pulang. Tuduhan kejam, hinaan sebagai anak haram, hingga fitnah mencuri membuat kesabarannya runtuh.
Tak sanggup lagi menahan rasa sakit, Yuli memutuskan melakukan hal ekstrem: meminta bantuan seorang dukun untuk mengirim santet kepada keluarga yang telah menyakitinya. Dari sinilah teror mulai hadir—satu per satu anggota keluarga Ambar mengalami kejadian supranatural yang tak bisa dijelaskan.
Namun, teror itu justru berbalik menjadi bencana yang lebih besar. Usaha mereka untuk mencari pertolongan dari ahli agama membuka dimensi konflik spiritual yang lebih mendalam. Rukiah dan doa-doa yang dipanjatkan justru memicu amarah Yuli, yang semakin tenggelam dalam ilmu hitam dan ingin menuntaskan dendam dengan kekuatan tertinggi.