Klaim Air Sinkhole di Limapuluh Kota Bisa Sembuhkan Penyakit, Badan Geologi Beri Peringatan

Penelitian Masih Berlangsung

Taufik menjelaskan, Badan Geologi Kementerian ESDM saat ini masih melakukan penelitian awal terkait fenomena sinkhole di Kabupaten Limapuluh Kota. Proses kajian dilakukan secara bertahap dan hasilnya belum dapat dipublikasikan karena analisis masih berjalan.

Pada tahap awal, tim melakukan observasi langsung di lokasi lubang runtuhan yang muncul di area persawahan milik warga. Selain itu, dilakukan pengambilan sampel air dan tanah di sekitar sinkhole untuk dianalisis lebih lanjut di laboratorium.

“Pengambilan sampel ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik geologi serta kandungan yang terdapat di dalam air dan tanah di sekitar sinkhole,” jelasnya.

BACA JUGA: Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tidak Naik, PLN Dukung Kebijakan Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat

Fenomena Sinkhole Umum Terjadi

Lebih lanjut, Taufik menyampaikan bahwa fenomena sinkhole bukanlah kejadian baru di Indonesia. Peristiwa serupa kerap ditemukan di berbagai wilayah dengan kondisi geologi tertentu, terutama di kawasan batuan kapur atau karst.

Meski demikian, setiap sinkhole memiliki karakteristik yang berbeda, tergantung pada kondisi geologi setempat. Sinkhole yang muncul di Sumatera Barat, misalnya, dapat memiliki sifat yang berbeda dengan sinkhole di Pulau Jawa atau wilayah lainnya.

Taufik juga mengingatkan bahwa sinkhole dapat menjadi ancaman serius apabila muncul di kawasan permukiman. Namun, dalam kasus di Kabupaten Limapuluh Kota, lokasi lubang runtuhan berada di area persawahan sehingga tidak langsung mengancam pemukiman warga.

“Fenomena sinkhole ini umum terjadi, tetapi menjadi berbahaya jika muncul di kawasan permukiman. Untuk saat ini, lokasinya masih berada di area persawahan,” pungkasnya.***