Kontroversi Musik Mirip Kalimat Tauhid di Dangdut Academy 7, Indosiar Minta Maaf, FUUI Desak Proses Hukum

FUUI: Ada Unsur Pelecehan, Minta Ada Proses Hukum

Ketua Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI), KH Athian Ali M. Da’i, memberikan tanggapan tegas. Ia menyebut tayangan tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap nilai-nilai Islam, karena lantunan yang menyerupai kalimat tauhid digunakan dalam konteks hiburan yang dianggap tidak pantas.

“Harus segera ada langkah hukum, jangan menunggu umat Islam marah,” ujarnya dalam pernyataan di Bandung, Jumat (28/11/2025).

KH Athian mendesak pihak penyelenggara untuk meminta maaf secara terbuka kepada umat Islam dan menegaskan perlunya proses hukum agar insiden serupa tidak kembali terjadi. Ia juga mengingatkan bahwa pola seperti ini berpotensi memicu keresahan publik dan mengganggu harmoni sosial.

BACA JUGA: 30 Rekomendasi Drama China Terbaik dengan Rating Tertinggi: Romantis, Kerajaan, Fantasi hingga Thriller

Pengingat Penting untuk Dunia Hiburan Nasional

Insiden ini menjadi catatan penting bagi industri hiburan, terutama program siaran langsung yang sering melibatkan berbagai elemen kreatif dalam waktu cepat. Kepekaan terhadap unsur budaya dan agama harus menjadi perhatian utama, termasuk dalam pemilihan musik, tarian, hingga interaksi di panggung.

Meski klarifikasi telah disampaikan, diskusi publik masih berlangsung. Banyak warganet mengharapkan agar kasus ini tidak mereduksi semangat kompetisi DA7, mengingat banyak talenta muda yang masih berjuang di panggung tersebut.

Kontroversi ini sekaligus menunjukkan bahwa di era digital, setiap detik siaran dapat viral dan berdampak luas. Kesalahan kecil dapat berkembang menjadi isu besar dalam hitungan menit, mendorong semua pihak untuk bekerja lebih cermat dan sensitif.***