Meskipun banyak yang mendukung keberagaman dalam industri film, tidak sedikit pula yang mengkritik pemilihan Zegler. Namun, pihak pendukungnya menekankan bahwa kemampuan akting lebih penting daripada kesesuaian fisik dengan versi animasi.
Peter Dinklage dan Isu Kurcaci dalam Film
Kontroversi lain muncul dari penggambaran tujuh kurcaci dalam film ini. Aktor Peter Dinklage, yang memiliki dwarfisme, mengkritik Disney karena masih mempertahankan karakter tujuh kurcaci yang tinggal di gua.
“Gak masuk akal. Kalian progresif di satu sisi dengan casting yang beragam, tapi masih mempertahankan cerita kuno tentang tujuh kurcaci yang tinggal di gua?” ujar Dinklage dalam wawancaranya dengan Forbes.
Disney merespons kritik ini dengan menyatakan bahwa mereka telah berkonsultasi dengan komunitas dwarfisme agar penggambaran karakter dalam film tidak memperkuat stereotip negatif.
Isu Politik: Pro Israel vs Pro Palestina
Selain masalah casting dan alur cerita, kontroversi politik juga melibatkan dua pemeran utama film ini. Gal Gadot, yang memerankan Evil Queen, dikenal sebagai pendukung Israel dan pernah terang-terangan membela negaranya di tengah konflik dengan Palestina. Hal ini membuat beberapa kelompok pro-Palestina menyerukan boikot terhadap Snow White.
Sementara itu, Rachel Zegler telah menunjukkan dukungan terhadap Palestina sejak 2021. Ia juga sempat mengkritik Donald Trump serta para pendukungnya setelah Pemilu AS 2024. Pandangan politik yang berlawanan antara dua aktris utama ini semakin memperkeruh kontroversi seputar film Snow White (2025) di media sosial.
Disney Menggelar Premier Kecil
Akibat berbagai kontroversi yang muncul, Disney akhirnya memutuskan untuk menggelar premier kecil tanpa banyak fotografer dan media di El Capitan Theater, Los Angeles, pada 15 Maret 2025. Langkah ini diduga untuk meredam perhatian publik terhadap isu-isu yang menyelimuti film ini.










