BeritaBandungRaya.com — Kisah Kak Dessy, sosok wanita paruh baya yang dikenal sebagai “mahasiswi abadi” Universitas Almuslim, Bireuen, Aceh, kembali viral dan menyentuh hati warganet.
Di balik semangatnya yang tak pernah padam untuk datang ke kampus setiap hari, tersimpan cerita pilu tentang kehilangan, pengkhianatan, dan luka batin yang belum sembuh hingga kini. Inilah kronologi perjalanan hidup Kak Dessy yang membuat banyak orang meneteskan air mata.
Awal Cerita: Mahasiswi Cerdas yang Penuh Semangat
Beberapa tahun silam, Kak Dessy dikenal sebagai salah satu mahasiswi cemerlang di Universitas Almuslim. Ia dikenal rajin, sopan, dan berprestasi. Dalam kesehariannya, Dessy selalu menjadi sosok yang penuh semangat dan memiliki cita-cita tinggi untuk membanggakan keluarganya dengan meraih gelar sarjana.
Ketika memasuki semester akhir, perjuangan panjangnya hampir mencapai garis finis. Ia mulai menyusun skripsi — tugas akhir yang menjadi syarat utama untuk meraih gelar sarjana. Berbulan-bulan lamanya Kak Dessy meneliti, menulis, dan memperbaiki hasil karyanya dengan tekun.
Namun siapa sangka, saat harapan itu tinggal selangkah lagi, nasib buruk menimpanya.
Tragedi yang Mengubah Hidup: Skripsi Hilang dan Diduga Dicurangi
Dalam cerita yang beredar di kalangan mahasiswa dan dosen, skripsi Kak Dessy yang telah ia susun dengan penuh perjuangan tiba-tiba hilang. Lebih tragis lagi, beredar kabar bahwa hasil karyanya diduga diplagiat oleh teman dekatnya sendiri.












