KUR BRI 2025: Ini Penyebab Pengajuan Sering Ditolak dan Cara Meningkatkan Peluang Disetujui

BeritaBandungRaya.com – Minat pelaku UMKM mengajukan KUR BRI 2025 terus meningkat, terutama untuk kebutuhan modal usaha. Namun, tidak sedikit pemohon yang justru menerima pesan penolakan tanpa mengetahui alasan pastinya.

Agar tidak mengulang kesalahan yang sama, penting memahami apa saja faktor yang bisa membuat aplikasi KUR ditolak. Berikut rangkuman penyebab paling umum dan cara mengantisipasinya.

BACA JUGA: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tanggapi soal Resbob Hina Suku Sunda dan Viking Persib: ‘Biarkan Hukum Menyentuhnya!’

1. Data Pribadi Tidak Sesuai atau Bermasalah

BRI sangat ketat dalam memeriksa identitas pemohon. Kesalahan kecil bisa menyebabkan sistem menolak otomatis.

Beberapa kasus yang sering terjadi:

  • NIK salah ketik

  • Nama di KTP tidak sama dengan nama di KK

  • Tanggal lahir tidak sesuai aturan syarat usia

  • Data di Dukcapil belum sinkron

Pastikan semua data identitas selaras dengan dokumen resmi sebelum mengajukan.

2. Riwayat Kredit di SLIK OJK Tidak Lancar

BI Checking/SLIK adalah faktor krusial. BRI akan menolak ketika menemukan:

  • Tunggakan cicilan

  • Pinjaman macet

  • Kredit lama belum diselesaikan

Jika riwayat kredit Anda buruk, selesaikan kewajiban terlebih dahulu sebelum mengajukan ulang. Catatan kredit yang bersih meningkatkan peluang persetujuan secara signifikan.

3. Dokumen Usaha Tidak Lengkap

BRI hanya memberikan KUR pada usaha yang nyata dan berjalan. Banyak pengajuan ditolak karena pemohon tidak melampirkan:

  • Izin usaha (NIB/IUMK/SKU)

  • Foto lokasi usaha

  • Bukti transaksi atau laporan omzet

Semakin detail Anda menyediakan dokumen pendukung, semakin besar kepercayaan bank terhadap kelayakan usaha Anda.