KUR Mandiri 2025: Panduan Lengkap Syarat, Jenis Pinjaman, dan Simulasi Angsuran UMKM

BACA JUGA: Diskuk Jabar Gelar Produk Koperasi Jawa Barat 2025 Digelar di Bandung, Dorong Koperasi dan UMKM Tembus Pasar Global

Bagi pelaku UMKM, simulasi angsuran menjadi pertimbangan penting sebelum mengajukan kredit. Dengan asumsi bunga sekitar 6 persen per tahun, plafon pinjaman Rp10 juta memiliki cicilan sekitar Rp860 ribu per bulan untuk tenor 12 bulan, Rp443 ribu untuk tenor 24 bulan, dan sekitar Rp304 ribu untuk tenor 36 bulan. Pada plafon Rp30 juta, cicilan berkisar Rp2,58 juta untuk 12 bulan, Rp1,32 juta untuk 24 bulan, dan Rp912 ribu untuk tenor 36 bulan.

Untuk plafon Rp50 juta, angsuran per bulan berada di kisaran Rp4,3 juta untuk tenor 12 bulan, Rp2,21 juta untuk 24 bulan, dan Rp1,52 juta untuk 36 bulan. Sementara itu, pinjaman Rp100 juta memiliki cicilan sekitar Rp8,6 juta per bulan untuk tenor 12 bulan, Rp4,43 juta untuk 24 bulan, dan Rp3,04 juta untuk 36 bulan.

Plafon Rp200 juta memberikan opsi tenor lebih panjang dengan cicilan sekitar Rp17,21 juta per bulan untuk 12 bulan, Rp8,86 juta untuk 24 bulan, Rp6,08 juta untuk 36 bulan, Rp4,69 juta untuk 48 bulan, dan sekitar Rp3,88 juta untuk tenor 60 bulan. Untuk plafon tertinggi Rp500 juta, cicilan per bulan berkisar Rp43 juta untuk tenor 12 bulan dan turun hingga sekitar Rp9,66 juta jika memilih tenor 60 bulan. Semakin panjang tenor yang dipilih, cicilan bulanan memang menjadi lebih ringan, namun total bunga yang dibayarkan akan lebih besar sehingga perencanaan arus kas usaha sangat penting.

Agar pengajuan KUR Mandiri berjalan lancar, calon debitur disarankan menyiapkan dokumen seperti e-KTP, Kartu Keluarga, Nomor Izin Berusaha atau Surat Keterangan Usaha, serta NPWP untuk plafon tertentu. Bukti usaha berjalan dan laporan keuangan sederhana juga sangat membantu proses penilaian bank. Selain kelengkapan dokumen, menjaga riwayat kredit tetap bersih dan memilih plafon sesuai kemampuan usaha akan memperbesar peluang persetujuan. Pengajuan KUR Mandiri dapat dilakukan langsung melalui kantor cabang atau unit mikro Bank Mandiri, sementara informasi awal bisa diperoleh melalui layanan Mandiri Call 14000.