Sementara itu, Australia tetap menjadi salah satu kekuatan besar di Asia. The Socceroos memiliki skuat yang dipenuhi oleh pemain-pemain yang berlaga di liga top Eropa. Dengan kecepatan dan ketahanan fisik yang luar biasa, Australia akan menjadi lawan yang sulit bagi Indonesia.
Peluang Indonesia: Momentum Performa yang Meningkat
Timnas Indonesia menunjukkan progres signifikan dalam beberapa tahun terakhir, yang terlihat dari peningkatan peringkat FIFA. Pada awal 2024, Indonesia masih berada di peringkat 146 dunia, namun kini telah merangkak naik ke posisi 127.
Performa apik juga terlihat dalam beberapa laga terakhir. Setelah kalah 0-4 dari Australia di Piala Asia 2023, Garuda berhasil menahan Socceroos imbang 0-0 dan bahkan menumbangkan Arab Saudi 2-0 di Jakarta. Dengan tren positif ini, Indonesia memiliki peluang untuk memberikan kejutan di Sydney.
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menegaskan kesiapan timnya menghadapi Australia. “Kami datang ke sini untuk mendapatkan hasil yang baik, dan hasil yang baik berarti kemenangan. Tentu saja, ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit, tetapi saya yakin kami bisa meraih hasil yang positif,” ujar Kluivert dalam konferensi pers pra-laga.
Kondisi Skuad: Wajah Baru di Tim Garuda
Dalam pemanggilan skuadnya, Kluivert tidak banyak melakukan perubahan drastis. Dari 30 pemain yang dibawa, hanya ada beberapa debutan, di antaranya Septian Bagaskara (Dewa United), Ole Romeny (Oxford United), Dean James (Go Ahead Eagles), Joey Pelupessy (Lommel), dan Emil Audero (Palermo). Kehadiran pemain-pemain baru ini diharapkan menambah kedalaman skuad dan memberikan warna baru dalam strategi permainan.





