Longsor Proyek di Jatinangor Sumedang Tewaskan 4 Pekerja, Tim SAR Masih Lakukan Evakuasi Manual

BeritaBandungRaya.com  – Tragedi longsor proyek kembali mengguncang kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Insiden ambrolnya Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Cisempur pada Jumat (2/1/2026) menewaskan empat orang pekerja konstruksi, sementara proses evakuasi korban dilakukan secara manual oleh Tim SAR gabungan di tengah medan sulit dan cuaca tidak bersahabat.

Hingga Jumat malam sekitar pukul 18.50 WIB, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu jenazah tambahan dari timbunan material longsor. Dengan temuan tersebut, total empat korban meninggal dunia telah dievakuasi dari lokasi kejadian. Identitas jenazah terakhir yang diangkat masih dalam proses pendataan oleh petugas.

Peristiwa longsor proyek di Jatinangor ini terjadi secara tiba-tiba saat para pekerja tengah beraktivitas di area pembangunan. Tebing tanah yang labil mendadak ambruk dan menimbun para pekerja yang berada di bawahnya, memicu kepanikan warga sekitar serta respons cepat dari tim penyelamat.

Proses pencarian dan evakuasi korban longsor proyek di Desa Cisempur masih terus berlangsung hingga malam hari. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Bandung, TNI, Polri, BPBD, serta relawan menghadapi tantangan berat karena akses menuju lokasi longsoran berada di kawasan perbukitan dengan jalur sempit.

Baca Juga: WASPADA! Super Flu H3N2 Subclade K Sudah Masuk Indonesia, Ini Sebaran Wilayah dan Gejalanya

Kondisi tersebut membuat alat berat tidak dapat menjangkau titik utama longsor, sehingga evakuasi terpaksa dilakukan secara manual dengan peralatan sederhana. Selain itu, petugas di lapangan harus ekstra waspada terhadap potensi longsor susulan akibat struktur tanah yang masih labil pasca-hujan.