BeritaBandungRaya.com – Grup metal alternatif asal Amerika, Bad Omens, dikenal dengan lirik-lirik emosional yang menyentuh sisi gelap kehidupan dan pergulatan batin manusia. Salah satu lagu mereka yang paling banyak dibicarakan, “Like a Villain”, mengangkat tema pengkhianatan, kemarahan, dan proses menemukan kembali kekuatan diri setelah tersakiti.
Lagu ini berhasil menggugah pendengar karena menggambarkan perasaan yang sangat manusiawi: dikhianati oleh seseorang yang dipercayai, terjebak dalam hubungan tidak sehat, hingga akhirnya berani mengambil langkah untuk menjauh demi menjaga kesehatan mental.
BACA JUGA : Noah Sebastian dan Fenomena “Just Pretend”: Ketika Kepalsuan Jadi Bentuk Keteguhan Diri
Makna Lagu “Like a Villain” Bad Omens
Secara garis besar, “Like a Villain” adalah cerita tentang rasa sakit mendalam akibat pengkhianatan, diiringi perjuangan untuk tidak tenggelam dalam rasa marah dan ketidakberdayaan.
1. Pengkhianatan dan Luka Emosional
Lirik lagu ini menunjukkan kekecewaan yang tajam terhadap seseorang yang telah menyakiti dan memanfaatkan kepercayaan. Ada rasa frustrasi karena perlakuan buruk itu terus berlangsung hingga akhirnya menjadi beban mental.
2. Pergulatan Batin yang Melelahkan
Di balik amarah yang terdengar dalam instrumen dan vokal, lagu ini menyimpan narasi batin tentang seseorang yang berusaha tetap kuat di tengah tekanan emosional.
Ia mencoba bertahan tanpa membiarkan kebencian menguasai dirinya.
3. Keraguan Identitas dan Pencarian Jati Diri
Baris lirik seperti “When you look into the mirror, are you even there?” menggambarkan betapa seseorang bisa kehilangan identitas diri akibat manipulasi dan hubungan yang merusak.
Lagu ini memperlihatkan proses mencari kembali siapa dirinya sebenarnya.












