BeritaBandungRaya.com – Akhir 2024 sampai pertengahan 2025 menjadi periode ketika nama Matamiyu—atau Miyu Ananthanaya Pranoto—menembus panggung internasional. Sosok kecil berusia 11 tahun ini bukan hanya jadi bahan perbincangan di media sosial, tetapi juga diakui komunitas tari dunia lewat sederet kemenangan kompetitif.
Lahir pada 13 Desember 2013, Miyu membangun reputasinya sebagai dancer freestyle yang matang dan eksplosif di usia yang sangat muda. Di bawah pengelolaan sang ibu, Rizky Mellisa, akun Instagram @matamiyu menjadi tempat publik mengikuti perkembangan bakatnya dari waktu ke waktu.
BACA JUGA: Profil Insanul Fahmi, Pengusaha Muda yang Terseret Isu Diduga Selingkuhan Inara Rusli
Awal Mula Bakat dan Makin Serius di Dunia Street Dance
Kecintaan Miyu pada tari muncul ketika ia masih berusia tujuh tahun. Ketertarikannya dipicu tontonan K-pop, terutama video dari Wanna One dan BTS yang kemudian mendorongnya mencoba freestyle. Sejak 2021, ia mulai mengikuti latihan rutin bersama KBL Performing Arts di Jakarta, memperkuat dasar popping, waacking, hingga improvisasi freestyle.
Konsistensinya terlihat dari keikutsertaan dalam berbagai kompetisi lokal, termasuk:
- UI Dance Battle 2022–2023
- Just Dance It Out 2025
Selama dua tahun lebih, Miyu menempuh latihan hampir setiap hari dengan durasi sekitar dua jam. Disiplin inilah yang kemudian membentuk karakternya di panggung.
Momen Viral yang Mengubah Segalanya
Nama Miyu pertama kali mencuri perhatian komunitas internasional ketika ia beraksi di Radikal Forze Jam (RF Jam) di Da Nang, Vietnam pada 2023. Video freestyle-nya menembus jutaan penonton—lebih dari 2,9 juta like di platform lokal, dan puluhan juta views melalui unggahan kanal YouTube @stanceelements.
Klip tersebut menyebar cepat, mengundang banyak komentar dari dancer senior hingga koreografer mancanegara yang terkesima oleh dinamika gerakannya.












