BeritaBandungRaya.com – Mudik dan arus balik menjadi momen yang dinantikan banyak orang, tetapi ada satu kondisi yang kerap mengintai pengemudi dan berpotensi membahayakan: microsleep. Rasa kantuk yang muncul tiba-tiba, terutama saat melintasi jalan tol yang panjang dan monoton, bisa berujung pada hilangnya kesadaran dalam hitungan detik.
Menurut dr Daniel Thomas Suryadisastra, SpN, RPSGT, seorang praktisi kesehatan tidur, microsleep adalah kondisi di mana seseorang mengalami ‘tidur singkat’ tanpa disadari akibat rasa kantuk yang berlebihan. Situasi ini berbahaya karena dapat mengurangi kewaspadaan dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2025 Ramai: KAI Catat 3,6 Juta Penumpang
Mengapa Jalan Tol Memicu Microsleep?
“Biasanya jalan tol itu kondisinya stabil, minim rangsangan, dan cenderung monoton. Akibatnya, otak kurang terstimulasi dan mudah kehilangan fokus, sehingga seseorang bisa mengalami microsleep,” ujar dr Daniel.
Fenomena ini semakin berbahaya jika pengemudi tidak mendapatkan istirahat yang cukup sebelum berkendara. Durasi microsleep yang terjadi mungkin hanya beberapa detik, tetapi cukup untuk membuat kendaraan keluar jalur atau menabrak kendaraan lain di depan.
Baca Juga: Resep Bakso Sapi Kenyal untuk Sajian Lezat saat Reuni Bersama Teman Lama di Hari Raya Idul Fitri
Mencegah Microsleep Saat Berkendara
Agar perjalanan tetap aman, dr Daniel mengimbau pengemudi untuk memperhatikan kualitas tidur sebelum bepergian. Berikut beberapa langkah pencegahan agar terhindar dari microsleep:
- Istirahat Cukup – Pastikan tidur setidaknya 7-8 jam sebelum berkendara jarak jauh.
- Manfaatkan Power Nap – Jika mulai merasa kantuk, menepilah sejenak dan tidur selama 10-30 menit untuk menyegarkan tubuh.
- Bergantian Mengemudi – Jika ada sopir cadangan, lakukan pergantian agar tidak terlalu lelah.
- Cari Tempat Istirahat yang Nyaman – Power nap akan lebih efektif jika dilakukan di tempat yang memungkinkan tubuh berbaring dan rileks.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Film Bioskop Baru untuk Mengisi Liburan Lebaran 1446 H: dari Horor hingga Romantis
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, perjalanan mudik dan arus balik dapat berlangsung lebih aman dan nyaman. Jangan abaikan tanda-tanda kantuk, karena keselamatan selalu lebih penting daripada sekadar sampai di tujuan dengan cepat!