Merdeka Gold (EMAS) Berpotensi Sentuh Rp4.500, Kapitalisasi Pasar Bisa Tembus Rp72,8 Triliun

Proyek Emas Pani Jadi Magnet Utama

Menurut Heri Sunaryadi, Komisaris Independen Merdeka Gold Resources, para investor memiliki pandangan jangka panjang terhadap EMAS.

“Yang dilihat investor bukan kondisi hari ini, tetapi bagaimana perusahaan berkembang dalam lima tahun ke depan,” ungkap Heri saat pencatatan saham perdana di BEI, Jakarta, Selasa (23/9/2025).

Fokus utama perusahaan adalah Proyek Emas Pani, yang diyakini memiliki cadangan emas yang sangat besar.

Sumber daya mineral: 292,4 juta ton bijih

Kandungan emas: sekitar 7 juta ons (0,75 gram per ton)

Cadangan bijih: 77,5 juta ton berisi 1,9 juta ons emas (0,78 gram per ton)

Umur tambang: diproyeksikan hingga tahun 2041

Dengan cadangan ini, Proyek Emas Pani dipandang sebagai faktor kunci pertumbuhan EMAS di masa mendatang.

BACA JUGA: BRI melalui YBM BRILiaN Dorong Kualitas Hidup Masyarakat Lewat Zakat untuk Air Bersih dan Pendidikan

Fenomena ARA di Saham IPO

Fenomena ARA pada saham yang baru IPO bukanlah hal baru di BEI. Beberapa perusahaan yang melantai tahun ini juga mencatatkan lonjakan serupa.

Contohnya, PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA), milik konglomerat Prajogo Pangestu, yang mencatat 11 kali ARA beruntun sejak IPO pada 9 Juli 2025. Harga sahamnya melonjak dari Rp190 menjadi Rp1.830 per lembar.

Jika EMAS dapat mempertahankan momentum positifnya, bukan tidak mungkin saham ini mengikuti jejak kesuksesan CDIA.

Harapan untuk Sektor Pertambangan dan Pasar Modal

Kehadiran EMAS di bursa diharapkan memberi angin segar bagi sektor pertambangan emas Indonesia. Dengan kapitalisasi pasar yang berpotensi menembus Rp70 triliun, EMAS diprediksi menjadi salah satu emiten tambang dengan valuasi terbesar di BEI.

Selain itu, keberhasilan IPO ini mencerminkan optimisme investor terhadap prospek pertambangan emas dalam jangka panjang. Jika kinerja perusahaan meningkat sejalan dengan pengembangan Proyek Emas Pani, EMAS berpotensi menjadi portofolio unggulan bagi investor yang berorientasi jangka panjang.

Dengan catatan positif di hari pertama, para pelaku pasar kini menanti apakah saham EMAS akan kembali menorehkan ARA dalam beberapa hari ke depan dan terus memperkuat posisinya di bursa.