MERINDING, Helikopter yang Ditumpangi Raffi Ahmad di Bali Nyaris Jatuh, Sempat Oleng di Atas Persawahan Akibat Cuaca Buruk

Beruntung, pilot yang menerbangkan helikopter tersebut dinilai memiliki pengalaman tinggi. Dengan kemampuan manuver yang baik, pilot akhirnya berhasil mengendalikan kondisi dan melakukan pendaratan dengan aman. Tidak ada korban jiwa maupun laporan luka serius dalam insiden tersebut.

Raffi Ahmad kemudian memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya. Ia menjelaskan bahwa penerbangan menuju Bali Utara awalnya berlangsung normal. Namun, kondisi berubah drastis saat perjalanan kembali.

“Tiba-tiba kabut datang dan pilot tidak bisa melihat apa pun,” ujar Raffi.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketenangan dalam situasi genting. “Dalam keadaan apa pun, hati kita harus tetap tenang. Doa berjalan, dan Allah yang memegang segalanya,” tambahnya.

Baca Juga: Kenapa Baterai HP Cepat Panas? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya agar Tidak Cepat Rusak

Sementara itu, Ajik Krisna mengungkapkan bahwa penerbangan tersebut dilakukan untuk meninjau persiapan pembangunan kawasan UMKM di Bali Utara. Menurutnya, sebelum penerbangan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca.

Meski telah mengetahui cuaca kurang bersahabat, penerbangan tetap dilakukan karena keterbatasan waktu Raffi Ahmad yang harus kembali ke Solo pada hari yang sama.

“Pagi hari cuaca masih aman meski berawan. Tapi sekitar pukul 10.00 Wita mulai mendung dan gerimis. Karena Raffi harus kembali pukul 11.00 Wita, penerbangan terpaksa dilanjutkan,” kata Anom melalui unggahan akun TikTok @krisnaoleholehbali.