Mie Baso Pangsit Legend MS: Racikan Tradisional Mas Miskam Sejak 1989, Sajikan Rasa Otentik Tanpa Mesin

“Kita sengaja tetap manual karena lebih yakin hasilnya. Teksturnya lebih terasa dan tidak gampang hancur,” katanya.

Selain mi, kualitas bahan baku bakso juga menjadi perhatian. Mas Miskam menggunakan daging sapi bagian paha tanpa tambahan bahan pengawet. Ia menyebut, bakso buatannya bahkan dapat bertahan hingga tiga minggu jika disimpan di dalam kulkas.

Menu andalan di kedai ini adalah Mie Yamin Manis Komplit yang berisi perpaduan mi, bakso, bakso gepeng, dan pangsit. Meski tampil sederhana tanpa topping berlebihan, cita rasa gurih dari kuah kaldu menjadi daya tarik utama.

Mie Baso Pangsit Legend MS by Mas Miskam hadir di Braga 8/ Ahmad Taofik/ Berita Bandung Raya

Mas Miskam menegaskan, pihaknya sengaja tidak menggunakan saus tambahan agar rasa asli tetap terjaga.

“Kalau pakai saus, rasanya bisa berubah. Kita ingin rasa kaldunya tetap bersih di lidah,” ujarnya.

Baca Juga: 9 Drama Korea Terbaru Tayang April 2026, dari Bloodhounds 2 hingga Gold Land

Dalam operasionalnya, produksi mi dibatasi sekitar 50 kilogram per hari untuk memenuhi dua lokasi usaha, yakni di kawasan Braga dan Cijerah. Pembatasan ini dilakukan untuk menjaga konsistensi kualitas produk.

Dari sisi pasar, kedua lokasi tersebut memiliki segmentasi berbeda. Cabang Braga menyasar pekerja kantoran dan wisatawan, sedangkan Cijerah lebih banyak dikunjungi warga sekitar dan keluarga.

Kehadiran kembali Mas Miskam di dunia kuliner bakmi Bandung disambut positif oleh pelanggan. Sejumlah pengunjung mengaku menyukai tekstur mi yang kecil namun tidak membuat enek, serta cita rasa yang konsisten.