Bus: 63.000 pemudik (±1.400 unit bus)
Kereta api: 32.915 pemudik (99 rangkaian kereta)
Kapal laut: 5.000 pemudik (42 kapal)
Keberangkatan moda transportasi dilakukan secara bertahap:
Kapal laut: 14 Maret 2026
Kereta api: 15–18 Maret 2026
Bus: 17 Maret 2026
Keberangkatan bus dijadwalkan dari sejumlah titik, termasuk Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Baca Juga: 38 Kode Redeem Mobile Legends Terbaru Jumat 20 Februari 2026, Klaim Sebelum Expired
Jangkauan Rute ke Berbagai Wilayah Indonesia
Program ini melayani rute ke berbagai provinsi dan kota tujuan, antara lain:
Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.
Sebaran rute tersebut dirancang untuk menjangkau pemudik dari berbagai wilayah dan mendukung pemerataan akses transportasi saat musim Lebaran.
Keselamatan Jadi Prioritas Utama
Penyelenggara memastikan kesiapan armada, kompetensi pengemudi, serta koordinasi lintas lembaga guna menjamin perjalanan yang aman. Setelah mendaftar, peserta akan melalui proses verifikasi data sebelum menerima konfirmasi keberangkatan.
Selain itu, penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai data utama pendaftaran diterapkan untuk mencegah duplikasi peserta, karena sistem telah terintegrasi lintas BUMN dan Kementerian Perhubungan.
Dengan kapasitas lebih dari 100 ribu kursi dan dukungan armada besar, Program Mudik Gratis BUMN 2026 menjadi solusi nyata untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman tanpa biaya. Selain meringankan beban ekonomi, program ini juga berperan dalam menciptakan arus mudik yang lebih tertib, aman, dan nyaman di seluruh Indonesia.***







