Naskah Kultum Ramadhan 2026: Puasakan Lisanmu, Selamatkan Pahala Puasa

Naskah Kultum Ramadhan 2026: Puasakan Lisanmu, Selamatkan Pahala

BeritaBandungRaya.com – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H atau tahun 2026, umat Muslim menyambutnya dengan penuh antusias. Namun, puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Ada aspek penting yang kerap menjadi “kebocoran pahala”, yakni menjaga lisan.

Bagi Anda yang sedang mencari referensi naskah kultum Ramadhan 2026 yang singkat, padat, dan menyentuh, tema menjaga lisan menjadi pilihan yang sangat relevan untuk disampaikan di masjid, mushola, maupun lingkungan perkantoran.

BACA JUGA: 7 Tips Mengatur Jam Tidur Saat Puasa Ramadhan agar Tetap Produktif dan Bugar

Berikut naskah lengkapnya.

Naskah Kultum: “Puasakan Lisanmu, Selamatkan Pahalamu”

Pembukaan

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Alhamdulillahirabbil ‘alamin, washalatu wasalamu ‘ala asyrafil anbiya’i wal mursalin, wa ‘ala alihi wa shahbihi ajma’in. Amma ba’du.

Hadirin jamaah yang dirahmati Allah,

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah mempertemukan kita dengan bulan suci Ramadhan 1447 H. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.

Isi Kultum

Saudara-saudaraku yang dimuliakan Allah,

Rasulullah SAW pernah bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari:

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang ia tahan.” (HR. Bukhari)

Hadits ini menjadi peringatan keras bagi kita semua. Betapa banyak orang berpuasa dengan susah payah menahan lapar dan dahaga, tetapi lisannya tetap dipenuhi ghibah, fitnah, caci maki, atau kebohongan.

Puasa sejatinya adalah madrasah pengendalian diri. Jika kita mampu menahan sesuatu yang halal seperti makan dan minum demi perintah Allah, maka seharusnya kita lebih mampu menahan sesuatu yang sejak awal memang haram, yaitu perkataan buruk.

Mengapa menjaga lisan sangat penting saat puasa?