Polri Siapkan Rekayasa Lalin dan 161 Ribu Personel Amankan Mudik Lebaran

  • 1.624 pos pengamanan

  • 779 pos pelayanan

  • 343 pos terpadu

Pos pelayanan difungsikan sebagai tempat istirahat pengemudi yang mengalami kelelahan, sedangkan pos terpadu menjadi pusat koordinasi lintas instansi.

Selain itu, terdapat 185.608 objek yang menjadi fokus pengamanan, mulai dari tempat ibadah, lokasi wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara.

BACA JUGA: 6 Link Pendaftaran Mudik Gratis 2026 dari Bandung: Rute Lengkap, Syarat, dan Jadwal Keberangkatan

Perputaran Uang Diproyeksi Meningkat

Kapolri menyoroti dampak ekonomi dari arus mudik. Pada Lebaran tahun lalu, terjadi perputaran uang dari pusat ke daerah mencapai sekitar Rp 137 triliun.

“Tentunya multiplier effect bagi perekonomian di daerah akan berdampak signifikan,” kata Sigit.

Proyeksi 143,9 Juta Pergerakan Masyarakat

Di lokasi yang sama, Menko PMK Pratikno memproyeksikan terdapat 143,9 juta pergerakan masyarakat pada Idulfitri 2026.

Pemerintah telah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk mengurai kepadatan, seperti:

  • Rentang libur lebih panjang

  • Penyesuaian libur sekolah

  • Flexible working arrangement bagi ASN

Selain itu, pemerintah mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah, termasuk Sumatra, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Bali, hingga Papua.

Pratikno menegaskan keselamatan jiwa menjadi prioritas utama, terutama bagi pengendara motor serta kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

“Kita harus berusaha keras menjaga keamanan dan keselamatan. Seluruh langkah ini adalah komitmen bersama agar layanan mudik berjalan aman, nyaman, dan lancar,” tegasnya.***