Operasi Longsor Cisarua Hari ke-10: DVI Polda Jabar Terima 7 Kantong Jenazah Baru, Identifikasi Kian Sulit

BeritaBandungRaya.com – Operasi penanganan bencana longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari ke-10. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat kembali menerima tambahan tujuh kantong jenazah dari tim SAR gabungan, Senin (2/2/2026).

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Jabar, Kombes Pol Iwansyah, mengungkapkan tujuh kantong tersebut terdiri atas enam jenazah utuh dan satu kantong berisi bagian tubuh korban (body part).

Dengan penambahan tersebut, total kantong jenazah yang diterima Tim DVI dalam operasi longsor Cisarua kini mencapai 83 kantong. Dari jumlah itu, 58 korban telah berhasil diidentifikasi, sementara 25 jenazah lainnya masih menjalani proses pemeriksaan lanjutan.

“Sebagian besar jenazah yang ditemukan belakangan kondisinya tidak utuh dan sulit dikenali melalui pemeriksaan fisik. Karena itu, proses identifikasi harus mengandalkan pencocokan DNA, yang memerlukan waktu lebih lama,” ujar Iwansyah.

Baca Juga: 10 Sepatu Lari Terbaik 2026 untuk Berbagai Kebutuhan, dari Pemula hingga Race Day

Keluarga Korban Diminta Perbarui Data DVI

Seiring meningkatnya tantangan dalam proses identifikasi korban longsor Bandung Barat, pihak kepolisian kembali mengimbau keluarga korban yang masih kehilangan anggota keluarganya agar segera mendatangi Posko DVI untuk memperbarui data ante-mortem.

Menurut Iwansyah, pengambilan sampel DNA idealnya dilakukan oleh kerabat dengan hubungan darah terdekat, seperti orang tua atau anak kandung, guna mempercepat proses pencocokan.