“Data pendukung yang lengkap sangat membantu tim DVI dalam memastikan identitas korban secara akurat,” katanya.
Kerusakan Parah, Area Longsor Capai 15,27 Hektare
Bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, menyebabkan kerusakan serius pada permukiman warga dan infrastruktur vital. Berdasarkan data terbaru, luas area terdampak mencapai sekitar 15,27 hektare.
Hingga saat ini, 74 korban berhasil ditemukan, sementara sejumlah warga lainnya masih dinyatakan hilang kontak. Sedikitnya 30 rumah warga dilaporkan roboh, dan puluhan bangunan lainnya tertimbun material longsor serta lumpur tebal.
Baca Juga: Tips Mendapatkan Cuan dari Konten, Ini Strategi Agar Kreator Bisa Hasilkan Uang Tanpa Harus Viral
Kondisi tersebut mengakibatkan akses jalan utama menuju lokasi bencana terputus di banyak titik, sehingga menghambat proses evakuasi dan distribusi bantuan kemanusiaan.
Alat Berat Dikerahkan, Sany Turut Bantu Evakuasi
Untuk mempercepat proses pencarian dan pembukaan akses, dua unit ekskavator dari empat bantuan perusahaan Sany telah tiba di lokasi bencana. Alat berat tersebut difokuskan untuk evakuasi korban dan pembersihan material longsor.
Deputy GM and Director Government Affairs Sany Heavy Industry Indonesia, Saanjay Shamdasani, menyatakan dukungan ini merupakan bagian dari kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) dalam penanganan darurat bencana.
“Kerusakan infrastruktur di wilayah terdampak sangat parah dan memutus akses transportasi. Karena itu, dukungan alat berat menjadi krusial untuk mempercepat evakuasi korban dan distribusi bantuan,” kata Saanjay dalam keterangan tertulisnya.










