Pasar Kripto Melemah di Tengah Pemangkasan Suku Bunga The Fed dan Meredanya Ketegangan Dagang AS–China

Bitcoin Anjlok, Likuidasi Capai US$1,1 Miliar

Data dari Nansen menunjukkan bahwa total likuidasi posisi investor kripto mencapai US$1,1 miliar hanya dalam waktu 24 jam setelah konferensi pers The Fed.
Harga Bitcoin (BTC) sempat turun di bawah US$107.000, menembus rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 200 hari — level yang sering dianggap sebagai titik pertahanan utama secara teknikal.

Perbandingan historis menunjukkan situasi serupa pernah terjadi pada 2019, ketika harga Bitcoin merosot lebih dari 35% setelah The Fed mengakhiri program QT.

Mengutip CoinMarketCap pukul 08.51 WIB, harga Bitcoin kini berada di US$109.696, turun 0,86% dalam 24 jam terakhir.

Outlook: Pasar Masih dalam Tekanan Jangka Pendek

Analis menilai kombinasi antara kebijakan moneter yang belum jelas, ketegangan geopolitik yang belum stabil, dan likuiditas global yang terbatas masih menjadi faktor utama yang menekan pergerakan pasar kripto dalam waktu dekat.

Namun, mereka juga mencatat adanya potensi pemulihan jangka menengah jika The Fed memulai program QE baru pada awal tahun depan.
Langkah tersebut dapat memicu fase akumulasi Bitcoin baru yang biasanya diikuti dengan peningkatan minat institusional dan masuknya arus modal segar ke pasar aset digital.

“Fase akumulasi bisa mulai terbentuk kembali jika The Fed beralih ke pelonggaran moneter aktif. Momentum itu akan sangat bergantung pada arah kebijakan AS dan dinamika negosiasi dagang dengan China,” tulis laporan Cointelegraph.

Kesimpulan

Meskipun ada tanda-tanda stabilisasi hubungan dagang dan kebijakan moneter yang lebih longgar, pasar kripto masih bergerak dalam tekanan jangka pendek. Investor global tampaknya memilih berhati-hati sambil menunggu sinyal yang lebih jelas dari The Fed dan perkembangan geopolitik berikutnya.

Jika kebijakan pelonggaran likuiditas benar-benar dimulai pada awal 2026, tahun depan berpotensi menjadi titik balik bagi siklus bullish baru di pasar kripto.

Judul Alternatif SEO: