BeritaBandungRaya.com – Pemerintah Kota Bandung memastikan ketersediaan bahan pokok strategis menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026 dalam kondisi aman. Kepastian tersebut diperoleh setelah Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung bersama Perum Bulog dan Satgas Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kosambi, Selasa (24/2/2026).
Dalam sidak tersebut, petugas menyusuri sejumlah lapak pedagang untuk mengecek langsung ketersediaan stok serta perkembangan harga komoditas pokok strategis, seperti beras, cabai, daging sapi, dan daging ayam. Sidak juga melibatkan pengelola pasar guna memastikan distribusi berjalan lancar.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin, mengatakan pemantauan dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga selama periode meningkatnya kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA: Pemkot Bandung Kerahkan 1.596 Petugas Gaslah, Penanganan Sampah Dimulai dari RW
“Monitoring hari ini untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok selama Ramadan dan Lebaran Idul Fitri,” ujar Ronny usai pemantauan di Pasar Kosambi.
Cabai Turun, Beras dan Daging Stabil
Hasil pemantauan menunjukkan, secara umum ketersediaan bahan pokok di Pasar Kosambi berada dalam kondisi aman. Bahkan, sejumlah komoditas yang sebelumnya mengalami lonjakan harga kini mulai menunjukkan tren penurunan.
Cabai rawit tercatat mengalami penurunan cukup signifikan. Dari harga yang sempat menyentuh Rp130 ribu per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp90 ribu per kilogram. Sementara itu, jenis cabai lainnya juga turun dari kisaran Rp70 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram.
Untuk komoditas beras, harga dinilai stabil sesuai kategori medium tanpa adanya kenaikan. Stok beras di tingkat pedagang juga dinyatakan aman.
Harga daging sapi relatif terkendali di kisaran Rp140 ribu per kilogram. Perbedaan harga di lapangan lebih dipengaruhi oleh variasi kualitas daging yang dijual. Sementara itu, daging ayam justru menunjukkan penurunan harga dari sebelumnya sekitar Rp45 ribu per kilogram.








