Pemkot Bandung Tegaskan Revitalisasi Pasar Ciroyom, Sewa Kios Rp12 Juta per Meter untuk 20 Tahun

BeritaBandungRaya.com – Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk merealisasikan revitalisasi Pasar Ciroyom sebagai bagian dari penataan pasar tradisional agar lebih modern, tertata, dan berkelanjutan.

Salah satu poin utama dalam rencana tersebut adalah biaya sewa kios sebesar Rp12 juta per meter persegi untuk jangka waktu 20 tahun, bukan per tahun. Skema ini menjadi landasan agar proyek berjalan sehat secara bisnis.

BACA JUGA: Hadir di Tengah Warga Bandung Barat, Indosat Ulurkan Kepedulian Pasca Bencana

Wali Kota Bandung: Angka Sewa Paling Realistis

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan bahwa angka sewa tersebut merupakan pilihan paling realistis. Menurutnya, skema ini menjaga keberlangsungan bisnis Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pengelola pasar.

“Rencana revitalisasi Pasar Ciroyom sudah sampai pada titik di mana angka sewanya paling memungkinkan adalah Rp12 juta per meter persegi untuk 20 tahun, bukan per tahun,” ujar Farhan, Jumat, 30 Januari 2026.

Farhan menegaskan, Pemkot harus menjaga keseimbangan antara kepentingan pedagang dan kesehatan keuangan BUMD.

Pemkot Bandung Tak Ingin BUMD Merugi

Farhan menilai, jika Pemkot menetapkan sewa di bawah angka tersebut, BUMD berisiko mengalami kerugian. Ia menegaskan tidak akan mengambil kebijakan yang merugikan perusahaan daerah.

“Kalau kurang dari itu, saya sebagai Kuasa Pemilik Modal justru membuat kebijakan yang sengaja merugikan BUMD. Itu tidak bisa saya lakukan,” tegasnya.

Pernyataan ini menegaskan sikap Pemkot Bandung dalam mengelola revitalisasi pasar secara profesional dan berorientasi jangka panjang.