“Dengan datangnya pelatih baru, Persebaya cukup banyak perubahan dan beberapa kali menang. Tapi lebih baik kami fokus ke tim kami sendiri,” ujarnya.
Sikap tersebut mencerminkan pendekatan Persib yang lebih menekankan konsistensi permainan sendiri ketimbang terpengaruh tekanan tuan rumah.
Tambahan tiga poin atas Madura United membuat Persib kokoh di puncak klasemen dengan 53 poin, unggul dari pesaing terdekat. Catatan pertahanan Persib juga menjadi yang terbaik hingga pekan ke-23 dengan hanya 11 kali kebobolan.
Baca Juga: 5 Minuman Selain Air Putih untuk Sahur agar Puasa Lebih Segar dan Bertenaga
Statistik tersebut menjadi modal kuat menghadapi Persebaya Surabaya, yang dikenal agresif saat bermain di kandang.
Pada pertemuan putaran pertama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Persib berhasil menang tipis 1-0 melalui gol William Barros. Rekor itu menambah motivasi Maung Bandung untuk kembali meraih hasil positif.
Pelatih Boyan Hodak diperkirakan tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1. Teja Paku Alam berpeluang menjadi pilihan utama di bawah mistar, dengan lini belakang diisi Pran Putros, Federico Barba, Mat Riccardi, dan Kakang Rudianto.
Di lini tengah, duet Anthony Markloc dan Eliano Reijnders akan menjaga keseimbangan permainan. Sementara lini serang kemungkinan diperkuat William Barros, Tyronne del Pino, dan Beckham Putra untuk menopang ketajaman Ramon Tanque di lini depan.
Di sisi lain, Persebaya bertekad mempertahankan gengsi Stadion Gelora Bung Tomo. Evaluasi utama tim tuan rumah tertuju pada efektivitas penyelesaian akhir setelah menciptakan banyak peluang dalam laga sebelumnya.






