Keunggulan jumlah pemain tidak serta-merta membuat Persib lengah. Tim asuhan Bojan Hodak tetap disiplin menjaga keseimbangan permainan. Beberapa peluang emas sempat tercipta melalui Ramon Tanque dan Adam Alis, namun belum mampu menambah keunggulan. Di sisi lain, Persija masih sempat memberikan tekanan, terutama lewat situasi bola mati dan kemelut di depan gawang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Persib Bandung tidak berubah. Hasil ini memastikan Maung Bandung mengoleksi 38 poin dari 17 pertandingan, hasil dari 12 kemenangan, dua kali imbang, dan tiga kekalahan.
Dengan raihan tersebut, Persib Bandung resmi menggeser Borneo FC Samarinda yang mengoleksi 37 poin ke posisi kedua. Persija Jakarta harus turun ke peringkat ketiga dengan 35 poin, disusul Malut United di posisi keempat.
Status juara paruh musim Super League 2025/2026 menjadi pencapaian penting bagi Persib Bandung. Selain menjaga konsistensi performa, kemenangan atas Persija juga menjadi suntikan moral besar jelang paruh kedua kompetisi. Dukungan Bobotoh, solidnya pertahanan, serta efektivitas lini serang menjadi modal utama Maung Bandung untuk menjaga asa meraih gelar juara musim ini.
Baca Juga: Istri Pandji Murka Anak Disindir Netizen Imbas Materi soal Gibran, Tantang Pelaku Perundungan
Bagi Persib, menutup paruh musim di puncak klasemen bukan sekadar prestasi sementara, melainkan sinyal kuat bahwa mereka siap bersaing hingga akhir kompetisi Super League 2025/2026.***






