Dari sisi kesiapan tim, Hodak memastikan mayoritas pemain berada dalam kondisi prima. Namun, PERSIB harus kehilangan Julio Cesar yang absen akibat akumulasi kartu kuning.
Sementara itu, gelandang PERSIB, Marc Klok, menyebut duel kontra Bali United sebagai pertandingan dengan tensi tinggi layaknya final. Ia menekankan pentingnya fokus dan mentalitas juara dalam setiap laga tersisa musim ini.
“Bali United selalu jadi lawan yang sulit, tapi kami punya tren positif dalam beberapa pertemuan terakhir,” ujar Klok.
Ia menambahkan, delapan pertandingan sisa harus dimaksimalkan sepenuhnya jika PERSIB ingin tetap berada di jalur juara.
Baca Juga: Tiket Konser EXO di Jakarta Sold Out dalam 1 Jam
“Kami bermain untuk menang. Delapan laga tersisa adalah delapan final bagi kami,” tegasnya.
Hal senada diungkapkan Eliano Reijnders yang memprediksi pertandingan akan berlangsung ketat dan penuh tekanan. Ia mengakui kepercayaan diri Bali United tengah meningkat setelah kemenangan telak di laga sebelumnya.
“Ini akan jadi pertandingan sulit karena mereka datang dengan hasil besar,” kata Reijnders.
Namun, ia optimistis PERSIB mampu mengamankan poin penuh, terlebih dengan dukungan penuh Bobotoh di GBLA.
Dengan duel yang diprediksi berjalan sengit, kemenangan menjadi target mutlak bagi PERSIB Bandung untuk menjaga posisi di puncak klasemen Super League 2025/26 sekaligus mendekatkan langkah menuju gelar juara musim ini.***








