BeritaBandungRaya.com – Duel klasik sepak bola Indonesia kembali tersaji akhir pekan ini. Persib Bandung akan menjamu Persija Jakarta pada lanjutan Indonesia Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026). Pertandingan bertajuk El Clasico Indonesia ini diprediksi berlangsung sengit, meski Persija datang ke Bandung dengan kondisi skuad yang tidak ideal.
Berdasarkan keterangan resmi klub, Persija Jakarta dipastikan tidak membawa tiga pemainnya dalam lawatan ke markas Maung Bandung. Fabio Calonego dan Ryo Matsumura harus absen akibat sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI, sementara striker asing Gustavo Almeida masih menjalani pemulihan cedera.
Absennya tiga pemain inti tersebut membuka peluang bagi dua pemain muda Persija, Arlyansyah Abdulmanan dan Aditya Warman, untuk kembali mendapat menit bermain. Kedua wonderkid tersebut sebelumnya tampil impresif saat membawa Persija meraih kemenangan 2-0 atas Persijap Jepara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
BACA JUGA: Wali Kota Bandung Instruksikan Nobar Persib vs Persija di Seluruh Kecamatan
“Ini pertama kalinya saya menghadapi Persib di Super League. Saya belum tahu atmosfernya seperti apa, tapi jika diberi kesempatan bermain, saya ingin membuktikan bahwa saya bisa bekerja keras,” ujar Arlyansyah dalam pernyataan resmi Persija.
Pada musim debutnya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Arlyansyah yang baru berusia 20 tahun tercatat telah tampil dalam delapan pertandingan bersama Macan Kemayoran.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menegaskan timnya tetap serius mempersiapkan diri meski menghadapi lawan berat. Menurutnya, Persib merupakan tim dengan kualitas tinggi dan komposisi pemain berpengalaman.
“Kami mulai mempelajari Persib pekan ini. Kami tahu kualitas mereka, investasi besar yang dilakukan, serta kehadiran sejumlah pemain tim nasional di dalam skuad,” kata Mauricio.
Sementara itu, Persib Bandung menyambut laga besar ini dengan kondisi mental dan fisik yang positif. Kapten Persib, Marc Klok, menyebut laga kontra Persija bukan sekadar soal klasemen, melainkan menyangkut harga diri klub dan kota Bandung.
“Kami sangat antusias dan lapar untuk pertandingan ini. Ini bukan soal klasemen, tapi soal kebanggaan dan harga diri untuk klub dan kota ini,” tegas Klok.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, juga memastikan motivasi pemain berada pada level tertinggi tanpa perlu dorongan ekstra. Menurutnya, atmosfer laga Persib versus Persija sudah cukup untuk membakar semangat seluruh tim.






