PERSIB vs Ratchaburi FC di ACL Two 2025/26: Misi Comeback Maung Bandung di GBLA Kejar Defisit 0-3

Meski unggul agregat 3-0, Srimaka menegaskan timnya tidak akan menerapkan strategi bertahan total.

Baca Juga: Kode Redeem FC Mobile 18 Februari 2026 Terbaru, Klaim Hadiah Gems dan Paket Pemain Spesial

Mereka tetap memegang filosofi permainan seperti pada leg pertama dan siap menyesuaikan dengan situasi pertandingan.

Bek PERSIB, Federico Barba, menyuarakan optimisme tinggi jelang laga penentuan ini. Ia mengakui defisit tiga gol bukan tantangan ringan, namun percaya kekuatan kandang bisa menjadi pembeda.

“Di kandang kami sangat kuat. Kami ingin memenangkan pertandingan dan berjuang habis-habisan untuk melangkah ke babak berikutnya,” kata Barba.

Ia juga menilai PERSIB sebenarnya mampu menciptakan banyak peluang pada leg pertama, meski diwarnai sejumlah kesalahan.

Senada, bek Frans Putros menegaskan timnya belum menyerah. Menurutnya, seluruh skuad masih percaya peluang lolos tetap terbuka.

“Tidak ada yang mustahil. Semua orang di tim masih percaya kita bisa melewatinya,” ujar Putros.

Baca Juga: Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Berduka, Ibunda Nani Rubiyani Meninggal Dunia

PERSIB berharap Stadion GBLA dipadati Bobotoh untuk menciptakan tekanan psikologis bagi lawan sekaligus menyuntikkan semangat bagi pemain. Atmosfer kandang yang dikenal intimidatif diyakini bisa membantu Maung Bandung menciptakan comeback bersejarah di kompetisi Asia.

Dengan motivasi tinggi, skuad yang semakin lengkap, serta dukungan penuh suporter, laga PERSIB vs Ratchaburi FC diprediksi berlangsung sengit dan sarat emosi. Mampukah Maung Bandung membalikkan keadaan dan menjaga asa di ACL Two 2025/26? Semua akan terjawab di GBLA malam ini.***