Temuan fosil tersebut memperkuat fakta bahwa wilayah Bandung Raya pada masa lalu merupakan laut dangkal tropis yang kaya akan kehidupan laut.
Stone Garden dan Terumbu Karang Purba
Keunikan lain Karst Padalarang dapat ditemukan di Stone Garden atau Taman Batu Pasir Pawon. Kawasan ini tersusun dari fosil terumbu karang dan moluska yang telah mengalami proses pembatuan.
Struktur karang purba serta jejak gerigi moluska masih tampak jelas pada dinding-dinding batu kapur. Lanskap ini bahkan kerap dibandingkan dengan Taman Nasional Yosemite di Amerika Serikat karena karakter alamnya yang dramatis dan fotogenik.
Karst Citatah yang membentang dari Padalarang hingga Rajamandala menjadi bukti kuat sejarah geologi Cekungan Bandung sebagai wilayah laut purba jutaan tahun lalu.
Nilai Edukasi, Ekologi, dan Wisata
Selain bernilai visual, Karst Citatah memiliki fungsi ekologis penting sebagai penyimpan air alami dan habitat berbagai flora serta fauna khas kawasan karst. Tebing-tebing di kawasan ini, seperti Tebing 125 dan Tebing 90, juga populer sebagai lokasi panjat tebing.
Baca Juga: 10 Tips Menyambut Ramadan 2026 agar Ibadah Lebih Maksimal dan Bermakna
Bagi dunia pendidikan dan penelitian, Karst Citatah menjadi laboratorium alam yang menyimpan data penting tentang sejarah bumi. Sementara dari sisi pariwisata, kawasan ini berpotensi besar dikembangkan sebagai destinasi wisata alam, edukasi geologi, dan olahraga berbasis konservasi.
Promosi Wisata Lewat Film Internasional
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat, David Oot, menyambut positif aktivitas syuting film Tygo di kawasan Citatah.





