Polda Jabar Pastikan Kerangka Manusia Bukan Korban Longsor Cisarua

BeritaBandungRaya.com – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) memastikan satu kantong jenazah berisi kerangka manusia yang ditemukan di lokasi longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, bukan korban bencana longsor.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menyampaikan kepastian tersebut pada Kamis (29/1/2026) setelah tim Disaster Victim Identification (DVI) menyelesaikan proses identifikasi.

“Ada satu kantong berisi tulang. Tim DVI menyatakan kerangka itu tidak berasal dari korban longsor,” kata Hendra.

BACA JUGA: Wali Kota Bandung Percepat Pembersihan Drainase, Antisipasi Risiko Banjir di Permukiman Warga

Hasil Identifikasi: Kerangka Berusia Lebih dari Satu Tahun

Hendra menjelaskan, tim DVI melakukan pemeriksaan postmortem dan antemortem terhadap temuan tersebut. Hasilnya, tim memperkirakan usia kerangka manusia itu lebih dari satu tahun.

“Setelah identifikasi, kami memperkirakan usia kerangka tersebut sudah lebih dari satu tahun,” ujarnya.

Karena itu, Polda Jabar menegaskan temuan tersebut tidak berkaitan dengan peristiwa longsor Cisarua.

Diduga Berasal dari Makam Keluarga

Berdasarkan analisis awal, Polda Jabar menduga kerangka manusia tersebut berasal dari makam keluarga yang terdampak longsor.

Pergerakan tanah saat bencana diduga menggeser makam tersebut hingga kerangkanya terbawa ke area pencarian korban.

“Kemungkinan besar kerangka itu berasal dari makam keluarga yang terdampak longsor,” jelas Hendra.

Ditemukan di Sektor B1 Area Pencarian

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian turut membenarkan temuan tersebut. Tim SAR gabungan menemukan kantong jenazah itu di sektor B1 area pencarian longsor Cisarua.

Ade menegaskan hasil identifikasi memastikan kerangka tersebut merupakan jenazah lama.

“Penemuan itu bukan korban dari musibah longsor,” kata Ade.