Komitmen Perkuat Pendidikan dan Keterampilan Digital
Selain menyoroti bahaya kejahatan siber, Prabowo menegaskan pentingnya pembangunan kapasitas digital masyarakat agar siap menghadapi era transformasi teknologi global.
Ia menyampaikan bahwa Indonesia berkomitmen untuk berpartisipasi aktif dalam inisiatif APEC yang berfokus pada penguatan pendidikan, pelatihan digital, serta pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM).
“Kami ingin berpartisipasi dalam semua inisiatif APEC yang bertujuan meningkatkan kapasitas di bidang teknologi dan pendidikan,” ucapnya.
“Kami juga berkomitmen memberdayakan usaha kecil serta memperkuat sistem kesehatan nasional dalam menghadapi perubahan demografi,” tambahnya.
BACA JUGA : Pasar Kripto Melemah di Tengah Pemangkasan Suku Bunga The Fed dan Meredanya Ketegangan Dagang AS–China
Kemandirian Teknologi Jadi Agenda Utama
Di akhir pidatonya, Presiden Prabowo menyerukan pentingnya kemandirian dan penguasaan teknologi sebagai pondasi ketahanan ekonomi kawasan Asia Pasifik. Ia menyebut bahwa negara-negara APEC perlu memastikan kontrol atas masa depan digital mereka agar tidak sepenuhnya bergantung pada kekuatan luar.
“Kita harus memastikan kendali atas masa depan teknologi kita. Melalui kerja sama di dalam APEC, saya yakin kita dapat mencapai tujuan itu,” pungkasnya.
Pernyataan tersebut menegaskan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang semakin menekankan kolaborasi internasional, keamanan digital, dan kedaulatan ekonomi di tengah tantangan global yang kompleks.***








