Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran di Bandung dan Sekitarnya, Pemudik Diminta Antisipasi Kemacetan

BeritaBandungRaya.com – Arus balik Lebaran menuju Kota Bandung dan wilayah sekitarnya diperkirakan akan mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa hari setelah Hari Raya Idulfitri. Tingginya mobilitas masyarakat yang kembali dari kampung halaman berpotensi memicu kemacetan panjang di sejumlah jalur utama, baik tol maupun jalan arteri.

Pihak kepolisian, pemerintah daerah, serta operator jalan tol mengimbau pemudik untuk merencanakan waktu perjalanan dengan matang guna menghindari kepadatan ekstrem.

BACA JUGA: Jalur Alternatif Mudik ke Bandung Anti Macet, Pemudik Wajib Tahu Rute Ini

Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi dalam Dua Gelombang

Secara umum, arus balik Lebaran tidak terjadi dalam satu hari, melainkan terbagi dalam beberapa fase. Gelombang pertama biasanya muncul setelah hari kedua Lebaran, ketika sebagian masyarakat mulai kembali bekerja.

Puncak utama diperkirakan terjadi pada H+3 hingga H+6 Lebaran, seiring berakhirnya masa cuti bersama dan libur sekolah. Pada periode ini, volume kendaraan dari berbagai daerah menuju Bandung meningkat tajam, terutama dari arah Jawa Tengah, Jabodetabek, dan wilayah Priangan Timur.

Selain itu, akhir pekan terakhir masa libur juga berpotensi menjadi titik lonjakan kedua karena banyak pemudik menunda perjalanan hingga mendekati hari masuk kerja.

Jalur Tol Menuju Bandung Berpotensi Padat

Kepadatan tertinggi diperkirakan terjadi di ruas tol yang menjadi akses utama menuju Bandung dari arah barat.

Tol Cipularang dan Padaleunyi

Ruas ini merupakan jalur utama penghubung Jakarta–Bandung. Saat arus balik, antrean kendaraan biasanya terjadi menjelang gerbang tol utama serta titik pertemuan arus dari berbagai wilayah.

Kepadatan juga sering muncul di akses keluar tol menuju pusat kota, seperti kawasan Pasteur dan Cileunyi.