BeritaBandungRaya.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada H-3 Idulfitri atau Rabu, 18 Maret 2026. Pada periode tersebut, sekitar 8,9 juta warga Jawa Barat diperkirakan mulai melakukan perjalanan pulang kampung.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, menyampaikan bahwa secara keseluruhan pergerakan masyarakat selama periode Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 25,6 juta orang. Mayoritas perjalanan tersebut merupakan aktivitas mudik ke berbagai daerah.
“Berdasarkan proyeksi kami, sekitar 24,86 juta orang atau 96,73 persen warga Jawa Barat melakukan perjalanan untuk mudik,” kata Dhani, dikutip dari laman resmi Humas Jabar, Selasa, 10 Maret 2026.
Dishub Jabar juga memprediksi waktu keberangkatan pemudik paling ramai terjadi pada pagi hari setelah sahur hingga menjelang siang. Rentang waktu ini diperkirakan menjadi periode favorit masyarakat untuk memulai perjalanan mudik.
“Waktu keberangkatan pemudik umumnya setelah sahur hingga menjelang siang, yakni sekitar pukul 04.00 sampai 10.00,” ujar Dhani.
Baca Juga: BRI Salurkan Bantuan Lanjutan TJSL bagi Korban Bencana Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi
Pada periode waktu tersebut, jumlah pergerakan pemudik diperkirakan mencapai sekitar 21,68 juta orang. Sementara itu, aktivitas perjalanan diperkirakan lebih rendah pada pukul 00.00 hingga 04.00 serta pada rentang waktu 11.00 hingga 23.00.
Dari sisi moda transportasi, kendaraan pribadi diperkirakan masih menjadi pilihan utama masyarakat. Dishub Jabar memproyeksikan sekitar 16,75 juta pemudik akan menggunakan mobil untuk perjalanan mudik.











