Selain berbakat, April dikenal sebagai remaja yang mandiri, pekerja keras, dan tidak malu berjuang demi keluarga. Kisah hidupnya menjadi inspirasi bagi banyak penggemar, khususnya penonton setia D’Academy 7.
Tampil Memukau di Panggung D’Academy 7
Nama April mulai menjadi sorotan sejak babak audisi D’Academy 7 Indosiar. Ia tampil percaya diri dan berhasil membuat para juri terpukau. Penampilannya dalam membawakan lagu “Anak yang Malang” menjadi salah satu momen terbaik, hingga ia mendapatkan standing ovation dari Dewi Perssik.
Ekspresi, teknik vokal, dan penghayatannya yang mendalam membuat April disebut memiliki kualitas penyanyi dangdut dewasa. Pada Final Audition Grup 8, ia tampil sebagai kontestan pertama yang berhasil lolos, sekaligus menandai kebolehannya yang tak bisa diremehkan.
Hingga berita ini ditulis, April telah melaju hingga Top 5 D’Academy 7, menjadikannya salah satu peserta termuda yang berhasil bertahan di posisi finalis. Di kompetisi ini, ia berada dalam bimbingan Selfi Yamma sebagai D’Coach.
Dukungan juga datang dari penyanyi senior Diana Sastra, yang turut memberi ruang latihan dan tempat live streaming untuk April, membuatnya semakin berkembang secara musikal.
Baca Juga: Manchester City Gulung Sunderland 3-0, Jarak ke Arsenal Kini Tinggal Dua Poin
Kepribadian dan Keyakinan
April DA7 diketahui memeluk agama Islam. Ia dikenal memiliki karakter yang sopan, rendah hati, serta sangat menghormati orang tua dan para juri. Meski popularitasnya terus menanjak, April tetap menjaga kesederhanaan dan fokus untuk meningkatkan kemampuan bernyanyinya.











