Langkah tersebut membawanya mendirikan dan mengembangkan klinik kecantikan yang kini dikenal luas di berbagai daerah di Indonesia. Di luar praktik klinis, ia aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi publik terkait perawatan kulit dan pemilihan produk skincare yang aman.
Sejak aktif di YouTube pada 2018, kanal “dr. Richard Lee” berkembang pesat. Hingga Juli 2024, kanal tersebut tercatat memiliki sekitar 5,15 juta subscriber dengan total tayangan lebih dari 581 juta kali. Atas pencapaiannya, ia meraih Silver Play Button pada 2019 dan Gold Play Button pada 2021.
Baca Juga: Spesial Show “Mens Rea” Pandji Pragiwaksono Puncaki TV Shows Netflix Indonesia
Perseteruan dengan Dokter Detektif
Kasus hukum yang kini menjerat dr. Richard Lee tidak lepas dari perseteruannya dengan Dokter Detektif. Konflik bermula dari konten media sosial Doktif yang mengkritik produk dan layanan kecantikan milik Richard Lee, termasuk soal legalitas dan keamanan produk.
Merasa dirugikan, Richard Lee melaporkan Doktif ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Februari 2025 atas dugaan pencemaran nama baik. Dalam perkembangan kasus tersebut, Doktif lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka UU ITE pada 12 Desember 2025 dan dikenakan wajib lapor.
Kini, konflik tersebut berujung saling lapor, dengan Richard Lee juga menyandang status tersangka dalam laporan terpisah.
Kehidupan Pribadi dr. Richard Lee
Di luar aktivitas profesional, dr. Richard Lee dikenal sebagai kepala keluarga. Ia menikah dengan dr. Reni Effendi pada 2012 dan dikaruniai tiga orang anak. Kehidupan pribadinya relatif jarang diekspos, meski sesekali muncul di media sosial.












