Kecintaannya pada musik dangdut muncul sejak kecil, terutama saat duduk di bangku SMP. Dari kebiasaan mendengarkan lagu-lagu dangdut inilah ketertarikan dan keberanian untuk tampil di panggung besar DA7 mulai tumbuh.
Satu fakta unik, Tasya pernah mengikuti lomba pantomim. Kemampuan itu justru membantunya tampil tanpa rasa gugup di hadapan juri dan penonton. Bahkan, pada momen audisi, juri sempat meminta Tasya melakukan pantomim sebelum melanjutkan penilaian.
Performa Cemerlang di D’Academy 7
Sejak dinyatakan lolos dari audisi, perkembangan Tasya semakin terlihat di setiap babak. Ia melesat dari Top 25 → Top 20 → Top 13 → Top 8 → Top 5 hingga kini menembus Top 4, menjadikannya salah satu kontestan tersukses dari wilayah Banten.
Tasya dikenal sebagai penyanyi multigenre, mampu membawakan dangdut klasik, dangdut modern, hingga pop-dangdut tanpa kehilangan karakter khasnya. Penampilan-penampilannya yang konsisten juga membuatnya beberapa kali menerima tiga standing ovation dari juri ternama.
Energi panggungnya selalu menjadi daya tarik utama. Cara Tasya menjiwai lirik, gestur panggung yang rapi, serta kontrol vokal kuat membuat penampilannya selalu ditunggu penggemar.
Raih D’Sultan: Bukti Kuatnya Dukungan Publik
Pada babak Top 5 yang tayang 6–7 Desember 2025, Tasya sukses meraih D’Sultan, salah satu hadiah virtual bernilai tinggi yang kerap menjadi penentu keberlangsungan peserta. Penghargaan tersebut diberikan oleh seorang donatur bernama Armand Baskara.











