BeritaBandungRaya.com – Ajang dangdut paling bergengsi di Indonesia, D’Academy 7 Indosiar, kembali melahirkan talenta muda yang mencuri perhatian publik. Salah satunya adalah Valen DA7, peserta asal Pamekasan, Madura, yang sukses menembus Top 4 dan menjadi pembahasan hangat di kalangan pecinta dangdut nasional.
Kemunculan Valen tidak hanya disorot karena wajahnya yang ramah, tetapi terutama karena kualitas vokal unik yang ia miliki. Suaranya yang kuat dan penuh karakter membuat setiap penampilannya selalu dinantikan penonton dan juri.
Meski namanya baru kembali naik di musim ketujuh, Valen bukan wajah baru di kompetisi dangdut Indosiar. Ia pertama kali tampil di Dangdut Academy 5 (DA5) pada tahun 2022. Ketika itu, usianya masih sangat muda—masih SMP—namun kemampuannya sudah memperlihatkan potensi besar.
Perjalanannya di DA5 harus berhenti di Top 18 Besar, tetapi pengalaman tersebut menjadi titik penting dalam perkembangan kariernya. Selepas tersingkir, Valen terus mengasah vokal, memperbanyak jam terbang di panggung lokal, hingga kembali ke DA7 sebagai sosok yang jauh lebih matang.
Usaha panjang itu membuahkan hasil ketika ia memukau juri di DA7 dengan teknik vokal lebih bersih, kontrol nada stabil, dan penghayatan lagu yang jauh lebih kuat. Bahkan pada babak Top 7, Valen sukses mengantongi tiga standing ovation setelah membawakan dua lagu yang dinilai penuh emosi.
Didukung Keluarga Sederhana yang Penuh Cinta Musik
Kesuksesan Valen DA7 tak lepas dari peran keluarganya. Lahir dari keluarga sederhana di Pamekasan, Valen tumbuh di lingkungan yang akrab dengan musik. Kakak-kakaknya dikenal aktif bernyanyi, sehingga bakat musik mengalir alami dalam kesehariannya.











