Profil Monica Kezia Sembiring, Mahasiswi Teknik yang Siap Harumkan Nama Indonesia di Miss World 2025

BeritaBandungRaya.com – Nama Monica Kezia Sembiring mungkin belum lama akrab di telinga publik, namun prestasinya mulai bersinar terang di panggung kecantikan internasional. Perempuan berdarah Sumatera Utara ini resmi menjadi wakil Indonesia di ajang Miss World ke-72 tahun 2025, yang digelar di Telangana, India.

Monica bukan hanya memiliki paras yang menawan, tetapi juga otak yang cemerlang dan semangat pengabdian sosial yang tinggi. Saat ini, ia tercatat sebagai mahasiswi jurusan Teknik Kimia di Universitas Diponegoro, Semarang. Lahir pada Januari 2002, Monica merupakan anak bungsu dari dua bersaudara. Sejak remaja, ia aktif menorehkan prestasi dan berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial.

Sebagai pemenang Miss Indonesia 2024, Monica membawa misi besar dalam ajang Miss World 2025. Ia bertekad menjadi agen perubahan untuk memperjuangkan pemberdayaan perempuan dalam dunia pendidikan, karier, dan pelestarian lingkungan. Monica secara khusus ingin memperluas akses pendidikan dan lapangan kerja bagi perempuan Indonesia di wilayah pelosok, yang selama ini kurang mendapat perhatian.

Visi tersebut berakar dari pengalamannya turun langsung ke masyarakat desa. Ia terlibat dalam proyek pembangunan Desa Seni di Jawa Tengah, serta mendukung pengadaan teknologi dalam program Smart Village di wilayah yang sama. Aktivitas tersebut membuatnya memahami pentingnya kesetaraan akses, khususnya untuk perempuan yang tinggal jauh dari pusat kota.

BACA JUGA: 168 Ribu Pelanggan Gunakan Kereta Api pada Masa Libur Panjang Waisak dari Daop 2 Bandung

Deretan prestasi yang diraihnya pun tak kalah mengesankan. Monica pernah menyabet Juara Harapan Indonesia Piano Competition 2013, Platinum Award Indonesia National Piano Festival 2014, Juara 2 Podcast Campus Indonesia, Juara 3 Medan Cover Face 2018, hingga Juara 1 The Best Model Valentine 2023. Multitalenta, pekerja keras, dan inspiratif menjadi tiga kata yang menggambarkan sosoknya secara utuh.