BeritaBandungRaya.com – Membangun atau merenovasi rumah membutuhkan perencanaan matang, termasuk dalam hal anggaran. Selain membeli material bangunan dan furnitur, perhitungan upah tukang menjadi bagian penting yang tidak boleh terlewat.
Tahun 2025 ini, jasa tukang borongan masih menjadi pilihan favorit masyarakat yang ingin efisiensi waktu dan biaya. Dengan sistem borongan, pekerjaan diselesaikan berdasarkan satuan harga per meter persegi dan waktu pengerjaan bisa lebih terjadwal.
Namun, kisaran harga jasa tukang borongan bisa berbeda-beda tergantung jenis pekerjaan, lokasi, serta ukuran rumah yang dibangun. Terutama di kota besar seperti Jakarta, Bandung, atau Surabaya, harga cenderung lebih tinggi dibanding daerah lain.
BACA JUGA: Minum Kopi dan Teh Hijau, Apakah Aman untuk Hati?
Berikut ini kisaran harga borongan membangun rumah 1 lantai per meter persegi berdasarkan jenis pekerjaan, dikutip dari Sinar Mas Land:
1. Persiapan Awal
Pembersihan lahan: Rp 15.000/m²
Pagar lahan: Rp 40.000/m²
Bouwplank: Rp 35.000/m²
Direksi keet: Rp 55.000/m²
2. Galian dan Pondasi
Uruk tanah: Rp 80.000/m²
Galian pondasi: Rp 90.000/m²
Batu kali pondasi: Rp 100.000/m²
3. Pasang Bata dan Plester
Bata merah: Rp 90.000/m²
Hebel: Rp 30.000–40.000/m²
Plester dan acian: Rp 75.000/m²
4. Pemasangan Kusen
Kusen pintu panel: Rp 180.000/unit
Kusen jendela: Rp 80.000/unit
Jasa melamin: Rp 250.000–400.000
5. Plafon
Plafon gypsum: Rp 40.000/m²
List plafon: Rp 20.000/m²
6. Keramik
Ukuran 25×25 cm: Rp 35.000/m²
Ukuran 60×60 cm: Rp 60.000/m²
7. Listrik
Stop kontak dan saklar: Rp 250.000/titik
8. Sanitasi
Kloset: Rp 250.000–300.000/unit
Keran, shower, wastafel: Rp 30.000–250.000/unit
9. Pengecatan
Cat interior: Rp 20.000/m²
Cat eksterior: Rp 50.000/m²
Untuk menghitung total biaya borongan, pemilik rumah dapat menggunakan rumus:
Biaya = Harga borongan per m² x Luas bangunan
Misalnya, luas bangunan 36 m² dan harga borongan pemasangan keramik Rp 45.000/m², maka total biaya adalah 36 x 45.000 = Rp 1.620.000.










