BeritaBandungRaya.com – Sejumlah musisi yang selama ini dikenal melalui band-band ikonik Indonesia berkumpul dalam sebuah formasi bernama Rock N Roll Theatre.
Supergroup tersebut mempertemukan para musisi dari Element, Naif, Slank, BIP, Gugun Blues Shelter, DOT, Bunga, Voodoo, hingga Juliette dalam satu panggung.
Kehadiran Rock N Roll Theatre membawa konsep pertunjukan yang menggabungkan lagu-lagu yang telah dikenal lintas generasi dengan penampilan para musisi yang berada di balik karya tersebut.
“Bukan sekadar kumpulan musisi,” demikian gambaran yang disampaikan dalam materi resmi Rock N Roll Theatre mengenai konsep supergroup tersebut.
Sejumlah personel yang tergabung di dalamnya antara lain Tony Vialy dari Bunga dan The Tones sebagai vokalis, Ferdy Tahier dari Element pada keyboard dan vokal, serta Eza Yayang dari DOT dan Accidental Brothers pada perkusi dan vokal.
Formasi tersebut juga diperkuat Gugun dari Gugun Blues Shelter dan Jarwo dari Naif pada gitar. Edo Widiz dari Voodoo dan EAT turut mengisi posisi gitar.
Pada bagian ritme, terdapat Bongky Marcel yang dikenal melalui BIP, Slank, dan Ahmad Band sebagai bassis, serta Bimo Sulaksono dari Netral, Ahmad Band, dan Juliette sebagai drummer.
BACA JUGA: IHG Hotels and Resorts Resmi Menjadi Mitra Hotel Rugby World Cup Putra 2027
Membawa Hits Lintas Generasi
Rock N Roll Theatre tidak hanya mengandalkan unsur nostalgia. Konsep pertunjukannya juga membawa sejumlah lagu yang telah dikenal oleh pendengar musik Indonesia dari berbagai generasi.
Materi yang tercantum dalam The Anthology antara lain “Rahasia Hati” dan “Cinta Sejati” dari Element, “Kasih Jangan Kau Pergi” dari Bunga, serta “Mobil Balap” dan “Benci Untuk Mencinta” dari Naif.
Selain itu, terdapat “Bukannya Aku Takut” dari Juliette/TBK serta dua lagu Slank, yakni “Terlalu Manis” dan “Kamu Harus Cepat Pulang”.
Pilihan lagu tersebut menjadi bagian dari konsep Rock N Roll Theatre yang ingin membawa perjalanan musik Indonesia dalam satu pertunjukan.
Materi press release menyebut pertunjukan tersebut bukan hanya tentang mengenang karya-karya lama, tetapi juga menghadirkan karya orisinal untuk menunjukkan bahwa para musisi di dalamnya masih terus berkarya.














1 komentar
Komentar ditutup.