BeritaBandungRaya.com – Fenomena clipper video kini tengah menjadi sorotan di dunia digital. Profesi ini banyak digeluti oleh Generasi Z yang gemar membuat cuplikan video pendek dari konten berdurasi panjang seperti podcast, live streaming, hingga vlog. Dengan kemampuan editing dan kreativitas tinggi, clipper mampu mengubah momen biasa menjadi video viral yang ditonton jutaan orang.
Istilah clipper berasal dari kata “clip” yang berarti memotong atau mengambil bagian tertentu dari video. Seorang clipper bertugas memilih momen paling menarik dari sebuah tayangan, lalu menyusunnya kembali agar lebih singkat, padat, dan menarik secara visual. Aktivitas ini bukan hanya bentuk ekspresi kreatif, tetapi kini juga menjadi peluang karier baru di dunia digital.
Banyak clipper sukses yang kini mampu menghasilkan pendapatan jutaan rupiah per bulan dari hasil karyanya. Penghasilan tersebut datang dari iklan, kerja sama brand, hingga kolaborasi dengan kreator besar. Bahkan, beberapa streamer profesional kini memiliki tim clipper sendiri untuk membantu memperluas jangkauan audiens mereka di media sosial.
Menariknya, untuk menjadi clipper profesional tidak harus memiliki latar belakang video editor atau peralatan mahal. Cukup dengan laptop, koneksi internet stabil, dan aplikasi editing seperti CapCut atau Adobe Premiere Pro, siapa pun bisa mulai belajar membuat klip menarik. Kuncinya adalah konsistensi, kepekaan terhadap tren, serta kemampuan memahami algoritma platform seperti TikTok dan YouTube Shorts.











