-
Komunikasi efektif
-
Kepemimpinan
-
Kerja tim
-
Manajemen waktu dan problem solving
3. Manfaatkan Program Magang
Pengalaman kerja nyata menjadi nilai tambah besar di mata perusahaan. Melalui magang atau project berbasis industri, mahasiswa dapat:
-
Mengenal budaya kerja profesional
-
Mengasah keterampilan praktis
-
Memperluas jaringan dan relasi
Pengalaman ini juga memperkuat CV dan meningkatkan peluang diterima kerja.
4. Perkuat Personal Branding
Di era digital, personal branding menjadi sangat penting. Mahasiswa perlu membangun citra profesional melalui:
-
Profil LinkedIn yang aktif dan rapi
-
CV dan portofolio digital
-
Jejak digital yang positif
Dengan personal branding yang baik, recruiter dapat melihat potensi mahasiswa bahkan sebelum proses rekrutmen dimulai.
BACA JUGA: Tips Mendapatkan Cuan dari Konten, Ini Strategi Agar Kreator Bisa Hasilkan Uang Tanpa Harus Viral
5. Konsultasi dengan Career Center Kampus
Sebagian besar perguruan tinggi memiliki pusat karir. Di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), mahasiswa dapat memanfaatkan BSI Career Center yang menyediakan:
-
Bimbingan dan konseling karir
-
Pelatihan soft skill dan kesiapan kerja
-
Informasi lowongan dan program magang
Career center menjadi jembatan penting antara dunia kampus dan dunia industri.
“Mahasiswa perlu membentuk kebiasaan positif sejak kuliah, seperti disiplin, belajar mandiri, dan berani mencoba hal baru. Ini akan sangat membantu ketika mereka masuk ke dunia kerja yang dinamis dan penuh tantangan,” ujar Koordinator BSI Career Center.








