Sinopsis Serial Bidaah “Walid” Season 2: Perebutan Pengaruh, Konflik Internal, dan Jadwal Tayang di Viu

BeritaBandungRaya.com — Serial Walid Season 2, kelanjutan dari drama kontroversial Bidaah produksi orisinal Viu Malaysia, resmi tayang mulai 26 Februari 2026. Musim terbaru ini melanjutkan kisah kelam tentang sekte religius menyimpang, manipulasi psikologis, serta perebutan pengaruh yang semakin memanas di antara para tokohnya.

Sejak musim pertama, serial ini menuai perhatian luas di Asia Tenggara, termasuk Malaysia dan Indonesia, karena mengangkat tema sensitif tentang penyimpangan ajaran agama dan praktik kontrol mental dalam sebuah sekte.

Pada musim perdana, cerita berfokus pada Baiduri, tokoh utama yang diperankan Riena Diana. Ia menyusup ke sekte religius demi menyelamatkan ibunya, namun justru terjebak dalam lingkaran kekuasaan Walid, pemimpin karismatik yang diperankan Faizal Hussein.

Walid digambarkan sebagai sosok yang mengendalikan para pengikutnya melalui tekanan mental, doktrin selektif, dan pembatasan akses informasi. Menjelang akhir musim pertama, kedoknya mulai terbongkar dan otoritasnya goyah, membuka jalan bagi konflik baru yang menjadi dasar cerita di musim kedua.

Baca Juga: 7 Kebiasaan Sederhana yang Ternyata Tanda Kamu Punya Pola Pikir Kompleks

Sinopsis Walid Season 2: Perebutan Loyalitas dan Kekuasaan

Mengutip laporan media Malaysia, musim kedua kini berpusat pada perjalanan Walid setelah melarikan diri dari kejaran aparat. Ia bersembunyi di kawasan pegunungan terpencil dan berusaha membangun kembali pengaruhnya bersama sisa pengikut setia.

Namun, kebangkitan Walid tidak berjalan mulus. Muncul tokoh baru, Habiburrahman (Aqasha), seorang penceramah karismatik dengan pendekatan modern dalam membangun dukungan. Awalnya tampak bekerja sama, relasi keduanya berubah menjadi rivalitas terbuka.