SoSoft Gencarkan Kampanye #AlamiSoSoftUntukBumi, Ajak Warga Daur Ulang Sampah Kemasan Plastik

Waste station hasil kolaborasi SoSoft dan Rekosistem ditargetkan mampu mengumpulkan hingga 16 ton sampah rumah tangga per tahun untuk diolah menjadi produk bernilai guna. Kehadiran fasilitas ini dinilai strategis karena lokasinya mudah dijangkau warga KBP dan sekitarnya.

Zaenudin, Asisten Manager Sanitasi dan Transportasi Kota Baru Parahyangan, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia berharap fasilitas ini dapat meningkatkan kesadaran warga untuk memilah sampah sejak dari rumah.

Sementara itu, CEO & Co-Founder Rekosistem, Ernest Layman, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan angka daur ulang di Indonesia.

Baca Juga: Puluhan Warga Bandung Raya Gelar Aksi Bela Palestina, Soroti Board of Peace

“Perubahan dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari, mulai dari mencuci pakaian hingga pengelolaan kemasan secara bertanggung jawab. Kami berharap kampanye ini mendorong partisipasi aktif masyarakat menjaga kelestarian bumi,” katanya.

Untuk menjaga konsistensi partisipasi, masyarakat yang menyetorkan kemasan kosong SoSoft di jaringan waste station Rekosistem akan memperoleh Rekopoin melalui aplikasi Rekosistem, dengan rincian:

100 poin untuk 1 botol kosong SoSoft

50 poin untuk 1 pouch ukuran 360 ml & 700 ml

5 poin untuk 1 sachet ukuran 40 ml

Poin tersebut dapat dikumpulkan dan ditukarkan dengan berbagai keuntungan menarik melalui aplikasi.

Baca Juga: Wali Kota Bandung Tekankan Zero Waste dan Integritas Saat Pelantikan Pejabat

Ke depan, SoSoft berencana memperluas program waste station ke berbagai kota di Indonesia. Kampanye #AlamiSoSoftUntukBumi juga sejalan dengan gerakan #PilahDariSekarang yang bertujuan mengurangi sampah dari sumbernya.