BeritaBandungRaya.com – Dewa United meraih kemenangan perdana di Super League 2025/2026 setelah menaklukkan Persik Kediri dengan skor 3-1 di Stadion Internasional Banten, Jumat (22/8) malam WIB. Jika menilik dari catatan statistik, duel kedua tim berlangsung cukup seimbang, namun efektivitas Dewa United menjadi pembeda utama.
Penguasaan Bola dan Umpan
Kedua tim sama-sama bermain terbuka. Dewa United unggul tipis dalam penguasaan bola dengan 51 persen, sementara Persik Kediri mencatat 49 persen. Dari sisi distribusi bola, Dewa United melakukan 405 umpan sukses dari 466 percobaan (akurasi 86%), sedikit lebih baik dari Persik yang menorehkan 378 umpan sukses dari 442 percobaan (akurasi 85%).
BACA JUGA: Hasil Indonesia Super League: Dewa United Raih Kemenangan Perdana, Tundukkan Persik Kediri 3-1
Ancaman ke Gawang
Meski jumlah tembakan tak terlalu jauh berbeda (Dewa United 8, Persik 6), efektivitas penyelesaian peluang jadi kunci. Tim tuan rumah berhasil melepas 4 tembakan tepat sasaran dan mengubah 3 di antaranya menjadi gol. Sebaliknya, Persik hanya mencatat 2 tembakan ke arah gawang, dengan satu berbuah gol melalui Ezra Walian.
Kreativitas Serangan
Dalam hal menciptakan peluang, Dewa United membukukan 4 chances created, sedikit lebih baik ketimbang Persik yang hanya membuat 3. Namun, Persik lebih unggul dalam sektor umpan silang, dengan 3 crossing sukses dari 12 percobaan, sedangkan Dewa United tidak berhasil mengonversi 2 percobaan crossing mereka.
Duel dan Pertahanan
Kedua tim menunjukkan permainan keras dan disiplin. Dewa United mencatat 12 tekel, unggul tipis atas Persik yang menorehkan 10. Dari segi intersep, Persik lebih dominan dengan 30 kali memotong bola lawan, berbanding 16 milik Dewa United. Namun, tuan rumah mampu menjaga pertahanan tetap solid dengan 12 clearance, sama dengan yang dilakukan Persik.