Bojan Hodak diyakini tidak akan mengubah komposisi lini belakang yang sudah terbukti efektif. Formasi 4-2-3-1 akan tetap diandalkan dengan dua gelandang bertahan, Dedi Kusnandar dan Marc Klok, yang berperan menjaga keseimbangan antara lini tengah dan belakang.
Eksploitasi Sayap Jadi Andalan Serangan Persib
Persib Bandung kemungkinan besar akan memanfaatkan keunggulan di sektor sayap untuk menekan pertahanan Selangor FC. Kecepatan Ciro Alves di sisi kiri dan pergerakan Beckham Putra di kanan akan menjadi kunci untuk menciptakan peluang bagi David da Silva di lini depan.
Selangor yang cenderung bermain dengan garis pertahanan tinggi bisa menjadi celah bagi Persib. Pola umpan terobosan cepat ke ruang kosong di belakang bek sayap Selangor diprediksi akan menjadi strategi utama Hodak.
Selain itu, situasi bola mati juga menjadi keunggulan tersendiri bagi Persib. Dengan ketepatan eksekusi Marc Klok, peluang mencetak gol dari set piece terbuka lebar.
Baca Juga: Ascott Indonesia Hadirkan Ajang Lari Tematik Pertamanya melalui PajamASRun
Rotasi Terukur untuk Jaga Performa
Meski jadwal padat menanti di Liga Super dan ACL Two, Hodak tampaknya tak akan banyak melakukan rotasi di laga kontra Selangor FC. Ia ingin memastikan hasil maksimal demi lolos lebih awal ke babak 16 besar. Namun, pemain seperti Ezra Walian dan Febri Hariyadi bisa menjadi opsi rotasi di babak kedua untuk menjaga intensitas serangan.
Dengan kondisi tim yang tengah dalam performa terbaik—lima kemenangan beruntun tanpa kebobolan—Persib diunggulkan tetap tampil dominan meski bermain di kandang lawan.
Antisipasi Serangan Balik Selangor FC
Meski performa Selangor FC menurun, tim asuhan Christophe Gamal tetap berbahaya melalui kecepatan pemain sayap dan penyerang tengah mereka. Untuk itu, Hodak menekankan pentingnya koordinasi antara bek tengah dan gelandang bertahan agar tidak mudah kecolongan.






