Budiana menekankan bahwa zakat yang dikelola dengan memperhatikan persepsi budaya lokal akan lebih bermakna. Ia mencontohkan, pembangunan akses air bersih melalui dana zakat dapat meningkatkan kesehatan, kualitas hidup, hingga memberdayakan perempuan di pedesaan.
Seminar ini menjadi ruang diskusi untuk memperkuat strategi pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal di Jawa Barat. Melalui kolaborasi Akademizi, IZI, Rumah Amal Salman, dan lembaga zakat lainnya, diharapkan zakat tidak hanya menjadi instrumen distribusi ekonomi, tetapi juga alat transformasi sosial yang menyeluruh.***