Tak Ada Ampun, Dedi Mulyadi Ultimatum Pemburu Macan Tutul di Gunung Sanggabuana

BeritaBandungRaya.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan peringatan keras kepada para pelaku perburuan macan tutul di Gunung Sanggabuana, Kabupaten Karawang. Dedi menegaskan tidak akan memberi toleransi sedikit pun terhadap pemburu satwa dilindungi yang merusak ekosistem hutan Jawa Barat.

Sikap tegas tersebut disampaikan Dedi Mulyadi setelah beredarnya video viral perburuan macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) yang terekam kamera jebak atau camera trap. Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah pria membawa senjata api laras panjang serta anjing pemburu, bahkan salah satu di antaranya mencoba merusak kamera pengawas yang dipasang di kawasan konservasi.

“Duhai para pemburu macan tutul di Gunung Sanggabuana dan di mana pun berada, awas, saya tandai kalian semua,” tulis Dedi Mulyadi melalui unggahan media sosialnya.

Dedi menegaskan, aparat tidak boleh ragu menindak tegas para pemburu liar. Ia juga mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian yang berhasil mengamankan para terduga pelaku.

Baca Juga: Viral Video Macan Tutul Pincang, Polisi Tangkap 5 Pemburu Liar di Pegunungan Sanggabuana

“Saya berterima kasih kepada aparat yang sudah bekerja cepat. Tidak ada ampun bagi pemburu satwa dilindungi,” tegasnya.

Soroti Lemahnya Pengawasan Satwa Dilindungi

Menurut Dedi Mulyadi, kasus perburuan macan tutul di Gunung Sanggabuana menunjukkan masih lemahnya pengawasan terhadap satwa dilindungi di kawasan konservasi. Ia menyebut kondisi tersebut sudah berlangsung lama dan perlu pembenahan serius.